3 Penyebab Air Radiator Mobil Cepat Habis yang Mungkin Belum Sobat Ketahui

Penyebab Air Radiator Mobil Cepat Habis

Mungkin saja sobat pernah mengalami masalah pada komponen radiator kendaraan yang sobat miliki, misalnya seperti menyusutnya air radiator pada mobil yang sobat miliki. Masalah seperti itu umumnya terdapat banyak hal pemicunya.

Nah, pada kesempatan kali ini kami bakal memberitahukan kepada sobat semua mengenai penyebab mengapa air radiator kerap habis atau menyusut pada mobil.

Penyebab Air Radiator Cepat Habis

Dan di bawah ini merupakan beberapa penyebab terjadinya air radiator yang cepat habis atau menyusut serta hal yang perlu sobat check waktu menjumpai coolant atau air radiator mobil senantiasa kering serta pula habis.

1. Tutup Radiator Lemah

Langkah pertama yang harus sobat lakukan ialah mengecek tutup radiator, biasanya pada bagian tutup radiator ini sudah lemah. Hal tersebut disebabkan oleh rusaknya pada bagian karet atau sel yang ada di tutup radiator, sehingga air radiator bakal lebih cepat menyusut.

Sebab, air radiator yang mengalir ke bagian tabung air cadangan, sebelumnya terjadi tekanan buka tutup pada pressure valve terbuka sebelum pressure valve tertutup pada tutup radiator terpenuhi. Nah, langkah untuk mengecheck tutup radiator silahkan sobat simak artikel berikut ini.

Apabila pada tutup radiator ada tetesan air dari slang radiator atau saluran air pendingin mesin, tetesan air itu umumnya bakal keluar sedikit demi sedikit pada saat mesin akan di nyalakan yang mencirikan ada kebocoran pada air radiatornya. Dan untuk penyebab yang lainnya adalah pada bagian putaran kipas radiator yang telah lemah, pada komponen kipas radiator elektrik ini biasanya telah mengalami kerusakan pada komponen motor listrik atau motor cooling fan.

2. Putaran Kipas Radiator Melemah

Adapun beberapa penyebab putaran kipas radiator menjadi lemah antara lain:

  • Pertama, pada komponen karbon brush telah mulai habis atau juga pada komutator telah habis terkikis.
  • Kemudian pada gelungan kawat email di mobil sudah tampak hangus.
  • Selanjutnya yaitu bergesernya magnet motor cooling fan atau juga lepas.

Apabila kipas radiator memakai relay tambahan, umumnya skun pada kaki relay belum baik pada sambungannya atau bisa juga kabel yang digunakan sambungannya belum maksimal atau kabel yang di pakai ukurannya terlalu kecil sehingga indikasi kabel bakal terasa panas.

Nah, apabila kipas radiator mobil sobat telah memakai visco fan radiator, maka sobat mesti mengambil contoh pada mobil Isuzu Panther Pick Up Diesel, kemungkinan besar cairan yang terdapat di dalam kopling kipas radiator tersebut terbuang ke luar atau visco Fan pada radiator tersebut sudah rusak.

3. Kebocoran pada Kompresi Mesin

Penyebab berikutnya yakni terjadi kebocoran pada kompresi mesin. Hal seperti itu umumnya ketika tutup radiator di buka sembari mesin hidup, bakal ada gelembung yang tidak ingin berhenti serta saat mesin di gas maka air radiatornya bakal menyembur keluar.

Tidak cuma itu saja, kebocoran selanjutnya pak kop mesin tidak bakal nampak dengan cara fisik, itulah penyebabnya yang membuat sobat jadi penasaran, kenapa air radiator cepat habis atau aus meski sebenarnya tidak terdapat kebocoran.

Meski demikian sobat dapat saksikan dari tanda-tanda mesin yang kadang-kadang brebet atau pada bagian busi terlihat basah dan juga oli mesin nampak terihat bercampur dengan air. Nah, untuk masalah seperti ini, sobat dapat menyimak penjelasan berikut ini.

Air radiator atau coolant tidak bersirkulasi, hal itu akibat thermostat tidak terbuka pada waktu temperature kerja mesin telah meraih 85 – 90 derajat selsius, sehingga suhu mesin telah melalui titik didih tetapi air radiatornya belum saja bersirkulasi. Misalnya yakni pada mobil BMW 318i produksi tahun 2003, hal itu dapat sobat saksikan dari ketidaksamaan suhu yang jauh, yang ada pada radiator dikarenakan thermostat telah mengalami kebengkokan.

Demikian bahasan dari kami mengenai penyebab air radiator cepat habis. Semoga dapat bermanfaat untuk sobat semua.